Showing posts with label Ensiklopedi Pecinta Alam. Show all posts
Showing posts with label Ensiklopedi Pecinta Alam. Show all posts

Saturday, June 7, 2014

MERAH PUTIH DI PUNCAK BENUA AFRIKA

Kamis, 11 April 2008, pukul 10.00 waktu Tanzania (14.00 WIB), pendaki utama Ekspedisi Indonesia Mendaki Tujuh Puncak Tertinggi di 7 Benua -Federasi Mountaineering Indonesia (FMI), Franky Kowaas, berhasil menancapkan bendera Merah-Putih di puncak tertinggi Benua Afrika, Mount Kilimanjaro (Uhuru Peak, 5.963 mdpl) di Tanzania.

Awal pendakian dilakukan dari Marangu Gate pada 8 April. Setelah melalui Horombo Hut, pendakian dapat mencapai Kibo Camp diketinggian 4.700 mdpl pada 10 April. Kibo Camp adalah titik untuk melakukan summit attack (mendaki ke puncak), tepat di kaki puncak Uhuru Kilimanjaro. Peralihan musim di

Thursday, June 5, 2014

Blank 75, Zona Kematian Di Gunung Semeru

Gunung Semeru di Jawa Timur Indonesia memang menjadi salah satu gunung wajib didaki bagi para pendaki lokal maupun internasional. Indah dan megahnya Semeru lah yang menarik minat tersebut. Tetapi dibalik semua itu, ada bahaya yang mengancam. Dari mulai luka - luka hingga nyawa yang melayang. Dan yang paling mengenaskan ialah mereka yang tidak kembali saat

Sekumpulan Batu Misteri Di Lereng Gunung Lawu

Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur sejak zaman dahulu dipercaya sebagai sumber dari semua kebudayaan yang ada. Termasuk diyakini oleh masyarakat Jawa sebagai sumber atau pusat kekuatan gaib yang melindungi peradaban manusia.
Terkait peradaban manusia di seputar Gunung Lawu, banyak ditemukan fosil ataupun peninggalan dari zaman purba. Baik itu fosil manusia purba, fosil binatang purba, bahkan

Saturday, December 14, 2013

Pendakian Terakhir Norman Edwin

Pendakian Terakhir Norman Edwin yang bersama Didiek Samsu seperti yang kita tahu, telah menjadi benar-benar terakhir dan kini telah menggapai puncak tertinggi di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemudian, apa yang terjadi selama empat hari dipuncak Aconcagua ketika badai salju mengamuk dan Norman Edwin dan Didiek Samsu berada disana?
Norman Edwin ditemukan di ketinggian 6.650 meter, hanya sekitar 300 meter dariPuncak Aconcagua. Ia telungkup menghadap ke puncak, dalam posisi masih mendaki. Di tangannya masih tergenggam kapak es, dan di punggungnya masih tergendong ransel merah yang di dalamnya tersimpan bendera Mapala UI yang sedianya akan dikibarkannya di puncak. Sampai napas terakhirnya, pendaki berusia 37 tahun itu masih mencoba untuk pantang menyerah.
Berita kematian Norman sampai di Posko Musibah Aconcagua di Jakarta esok harinya, Selasa 3 April 1992. Seorang pegawai

Friday, December 13, 2013

CATATAN PENDAKIAN

Tragedi MAPAGAMA (Gunung Slamet), Februari 2001

Adalah mereka Turniadi (Dodo), Masrukhi, Dewi Priamsari, Bagus Gentur Sukanegara, Ismarilianti (Iis), Bregas Agung, dan Ahmad Fauzan. Mereka berangkat Minggu tanggal 4 Pebruari 2001 pagi dari Gelanggang Mahasiswa UGM ke Stasiun Lempuyangan menuju Bumiayu. Diselingi makan siang, mereka melanjutkan perjalanan dan tiba di Pengasinan sekitar pukul 15.30. Dari Pengasinan menuju desa awal pendakian Desa Kaliwadas yang berjarak 7 km ditempuh dengan