Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Saturday, June 7, 2014

MERAH PUTIH DI PUNCAK BENUA AFRIKA

Kamis, 11 April 2008, pukul 10.00 waktu Tanzania (14.00 WIB), pendaki utama Ekspedisi Indonesia Mendaki Tujuh Puncak Tertinggi di 7 Benua -Federasi Mountaineering Indonesia (FMI), Franky Kowaas, berhasil menancapkan bendera Merah-Putih di puncak tertinggi Benua Afrika, Mount Kilimanjaro (Uhuru Peak, 5.963 mdpl) di Tanzania.

Awal pendakian dilakukan dari Marangu Gate pada 8 April. Setelah melalui Horombo Hut, pendakian dapat mencapai Kibo Camp diketinggian 4.700 mdpl pada 10 April. Kibo Camp adalah titik untuk melakukan summit attack (mendaki ke puncak), tepat di kaki puncak Uhuru Kilimanjaro. Peralihan musim di

Wednesday, June 4, 2014

Renungkan Kembali (Mengapa Kita Harus Naik Gunung)

Manusia selalu takut akan bencana serta kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan olehnya namun tanpa disadarinya kerusakan yg paling parah justru berasal dari dalam manusia itu sendiri. Alam bisa mengontrol dirinya sendiri sementara tanpa kita sadari bencana kemanusiaan yang paling parah justru berasal dari manusianya itu sendiri.

Sosok pencinta alam sebagaimana yang kita ketahui adalah sosok yang diharapkan bisa menjadi pelopor dalam  menjaga serta

Saturday, December 14, 2013

[ DES, 2009 ] CATATAN HARIAN TERAKHIR PENDAKI YANG HILANG DI CIKURAY

Pencarian Reni Komalasari (18) selama tujuh hari, seorang pecinta alam asal Tangerang Banten yang hilang di Gunung Cikuray kabupaten Garut, Jawa Barat sejak 20 Desember 2009 lalu, untuk sementara terpaksa dihentikan, Sabtu (23/1).

Untuk sementara Reni Komalasari (18) dinyatakan menghilang di tengah belantara hutan rimba campuran berketinggian 2.600 mdpl, sambil menelusuri perkembangan informasi selanjutnya dari hasil

Pendakian Terakhir Norman Edwin

Pendakian Terakhir Norman Edwin yang bersama Didiek Samsu seperti yang kita tahu, telah menjadi benar-benar terakhir dan kini telah menggapai puncak tertinggi di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemudian, apa yang terjadi selama empat hari dipuncak Aconcagua ketika badai salju mengamuk dan Norman Edwin dan Didiek Samsu berada disana?
Norman Edwin ditemukan di ketinggian 6.650 meter, hanya sekitar 300 meter dariPuncak Aconcagua. Ia telungkup menghadap ke puncak, dalam posisi masih mendaki. Di tangannya masih tergenggam kapak es, dan di punggungnya masih tergendong ransel merah yang di dalamnya tersimpan bendera Mapala UI yang sedianya akan dikibarkannya di puncak. Sampai napas terakhirnya, pendaki berusia 37 tahun itu masih mencoba untuk pantang menyerah.
Berita kematian Norman sampai di Posko Musibah Aconcagua di Jakarta esok harinya, Selasa 3 April 1992. Seorang pegawai

Friday, December 13, 2013

CATATAN PENDAKIAN

Tragedi MAPAGAMA (Gunung Slamet), Februari 2001

Adalah mereka Turniadi (Dodo), Masrukhi, Dewi Priamsari, Bagus Gentur Sukanegara, Ismarilianti (Iis), Bregas Agung, dan Ahmad Fauzan. Mereka berangkat Minggu tanggal 4 Pebruari 2001 pagi dari Gelanggang Mahasiswa UGM ke Stasiun Lempuyangan menuju Bumiayu. Diselingi makan siang, mereka melanjutkan perjalanan dan tiba di Pengasinan sekitar pukul 15.30. Dari Pengasinan menuju desa awal pendakian Desa Kaliwadas yang berjarak 7 km ditempuh dengan

Tuesday, November 19, 2013

ETIKA MENDAKI GUNUNG

Mendaki gunung adalah sebuah hobi sekaligus olahraga yang memerlukan persiapan fisik yang matang, mental yang kuat dan perlengkapan yang cukup komplit dan berat untuk dibawa. Termasuk kesiapan pengetahuan dan manajemen perjalanan dan informasi juga harus di miliki oleh seorang pendaki.

Dalam melakukan sebuah perjalan inilah ada baiknya ada beberapa hal yang memang harus dilakukan oleh seorang pendaki :

  1. Melapor terlebih dahulu ke petugas pos pendakian dimana kita

Sunday, March 20, 2011

Kehebatan Kebijakan "Sang Kelamin"

Catatanku, March, 12 th 2010

 Tiba-tiba semua terlihat dan terdengar memuakkan
Semua orang melacurkan diri, perempuan-perempuan itu juga sebagian pelacur “lanang” yang menjijikkan. Perempuan perempuan itu tertawa dengan melodi yang terdengar mesum, sambil tangannya menggapai lengan, pundak, atau bagian tubuh sang (segala jenis) penguasa. Demi uang, demi jabatan, demi anggapan, demi nilai A, dan DEMI-DEMI hal lain yang sekiranya memang bisa tercapai dengan jalan pintas, tanpa usaha, cukup senyum, tertawa, berbincang seputar kinerja kelamin

Sunday, March 6, 2011

FENOMENA FACEBOOK


Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.
Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.
Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu. ??.. siapa calon bapak si jabang bayi??..